SIGAP DI TENGAH BANJIR: PERAN TIM KESEHATAN PUSKESMAS PAGEDANGAN DALAM MELINDUNGI MASYARAKAT DESA KARANG TENGAH
Pada Sabtu, 04 April 2026, Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya aliran air di sejumlah titik, termasuk di Desa Karang Tengah, wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagedangan. Banjir yang terjadi tidak hanya menggenangi pemukiman warga, tetapi juga berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari, akses terhadap fasilitas umum, hingga meningkatnya risiko gangguan kesehatan di masyarakat. Dalam kondisi darurat seperti ini, kehadiran tenaga kesehatan menjadi sangat krusial sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan sekaligus perlindungan kesehatan bagi warga terdampak.
Menanggapi situasi tersebut, tim kesehatan UPTD Puskesmas Pagedangan bergerak cepat dengan membentuk dan mengaktifkan Posko Kesehatan Banjir di Desa Karang Tengah. Posko ini menjadi pusat pelayanan kesehatan sementara yang difokuskan untuk menjangkau masyarakat secara langsung, terutama mereka yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan akibat kondisi lingkungan yang terdampak banjir. Dengan semangat pengabdian, para tenaga kesehatan turun langsung ke lapangan, menyusuri area terdampak, dan memberikan layanan secara door to door maupun terpusat di lokasi posko.
Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan dasar, serta pemantauan kondisi kesehatan kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis. Dalam kondisi banjir, kelompok ini menjadi prioritas utama karena memiliki risiko lebih tinggi terhadap komplikasi kesehatan. Selain itu, tim juga memastikan ketersediaan obat-obatan esensial dan alat kesehatan yang dibutuhkan untuk penanganan cepat di lapangan.

Tidak hanya memberikan pelayanan kuratif, tim kesehatan juga aktif melakukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Warga diberikan pemahaman mengenai potensi penyakit yang sering muncul pascabanjir, seperti diare, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah dengue (DBD) dan leptospirosis. Edukasi ini disampaikan secara langsung dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari meskipun dalam kondisi terbatas.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menggunakan air bersih dan matang untuk konsumsi, serta segera melapor atau memeriksakan diri jika mengalami gejala penyakit. Tim kesehatan juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah dan genangan air untuk mencegah berkembangnya vektor penyakit. Dalam situasi banjir, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kejadian luar biasa penyakit menular.
Koordinasi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam penanganan bencana ini. UPTD Puskesmas Pagedangan bekerja sama dengan aparat desa, relawan, serta unsur terkait lainnya untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan tepat sasaran. Dukungan dari masyarakat setempat juga sangat membantu dalam kelancaran kegiatan, mulai dari penyediaan lokasi posko hingga penyampaian informasi terkait kondisi warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Kepala Puskesmas Pagedangan, dr. Zairin Rambe, MKM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan responsif terhadap kondisi darurat. “Kami berupaya hadir di tengah masyarakat dalam situasi apapun, termasuk saat bencana. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama, dan kami akan terus memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat tetap terlindungi,” ujarnya.
Melalui kegiatan Posko Kesehatan Banjir ini, diharapkan masyarakat Desa Karang Tengah dapat tetap menjaga kondisi kesehatannya meskipun berada dalam situasi yang sulit. Peran aktif masyarakat, didukung oleh pelayanan kesehatan yang optimal, menjadi kunci dalam menghadapi dan melewati masa bencana dengan lebih aman dan sehat.
Kejadian banjir ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan dampak kesehatan akibat bencana dapat diminimalisir, serta kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.
#pagedangansehat
#sehatdimulaidarisaya
Puskesmas Pagedangan/Promkes-/ZL/HFI/SA)
Nomor : PR/016-PKM PGD/PROMKES/IV/2026
INFORMASI PUSKESMAS PAGEDANGAN
Berita Lainnya
-
20 Apr 2026
Menjangkau yang Terlewat: Sweeping Imunisasi Campak (ORI) di Kp. Bojong Nangka untuk Perlindungan Anak yang Lebih Merata
Dalam rangka memastikan tidak ada satu pun anak yang terlewat dari perlindungan imunisasi, UPTD Puskesmas ...
-
20 Apr 2026
Mewujudkan Keamanan Pangan melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan TPP di Restoran Mall QBIG
Dalam upaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, UPTD Puskesmas Pagedangan secara rutin melaksanakan kegiatan ...
-
14 Apr 2026
Gerak Cepat Penyelidikan Epidemiologi Demam Berdarah Dengue di Desa Pagedangan: Upaya Nyata Melindungi Masyarakat dari Ancaman Penyakit
Kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat ...
-
07 Apr 2026
MENJAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN TEMPAT IBADAH: KOMITMEN PHBS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGEDANGAN
Pada Selasa, 07 April 2026, Tempat ibadah memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan spiritual sekaligus ...
-
07 Apr 2026
SIGAP DI TENGAH BANJIR: PERAN TIM KESEHATAN PUSKESMAS PAGEDANGAN DALAM MELINDUNGI MASYARAKAT DESA KARANG TENGAH
Pada Sabtu, 04 April 2026, Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang ...