Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
31 Jul 2026 26 pembaca ADMIN Puskemas Pagedangan

Inovasi Dashboard SICEPOT TB: Transformasi Digital dalam Monitoring, Skrining, dan Evaluasi Program Tuberkulosis di UPTD Puskesmas Pagedangan

        Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Indonesia, UPTD Puskesmas Pagedangan terus melakukan berbagai inovasi yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Dashboard SICEPOT TB (Sistem Cerdas Pemantauan Tuberkulosis), sebuah sistem berbasis dashboard digital yang dirancang untuk mendukung monitoring, skrining, evaluasi, dan pengambilan keputusan dalam pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis. Tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Tingginya angka penularan, pentingnya penemuan kasus secara dini, kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, serta keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang harus dipantau secara berkesinambungan. Oleh karena itu, pengelolaan data yang cepat, akurat, dan mudah diakses menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas program.


        Sebelum hadirnya Dashboard SICEPOT TB, proses pemantauan capaian program masih dilakukan melalui rekapitulasi data dari berbagai sumber yang membutuhkan waktu cukup lama untuk dianalisis. Petugas harus mengumpulkan data secara manual, melakukan pengolahan menggunakan berbagai format laporan, kemudian menyusun analisis sebelum dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kondisi tersebut menyebabkan proses monitoring belum dapat dilakukan secara real time dan memerlukan waktu lebih panjang untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan. Melihat kondisi tersebut, Tim Program Tuberkulosis UPTD Puskesmas Pagedangan mengembangkan Dashboard SICEPOT TB sebagai solusi inovatif yang mampu mengintegrasikan berbagai data program ke dalam satu tampilan yang informatif, interaktif, dan mudah dipahami. Dashboard ini menjadi media visualisasi data yang membantu petugas kesehatan dalam melihat perkembangan program secara cepat, sehingga berbagai indikator dapat dipantau setiap saat tanpa harus melakukan pengolahan data secara berulang.


        Tidak hanya berfungsi sebagai media monitoring, inovasi ini juga dilengkapi dengan Skrining TB Paru Digital yang dapat diakses oleh masyarakat secara mandiri melalui formulir online. Fitur ini menjadi salah satu pintu masuk dalam penemuan kasus secara aktif (active case finding), di mana masyarakat dapat mengisi kuesioner skrining berdasarkan gejala dan faktor risiko Tuberkulosis. Hasil skrining tersebut akan diterima oleh petugas Program TB UPTD Puskesmas Pagedangan untuk dilakukan verifikasi, edukasi, serta tindak lanjut berupa pemeriksaan dahak atau pemeriksaan penunjang lainnya apabila diperlukan. Dengan adanya layanan skrining digital ini, masyarakat tidak perlu menunggu datang ke fasilitas kesehatan untuk mengetahui apakah dirinya memiliki risiko TB, sehingga proses deteksi dini dapat dilakukan lebih cepat dan lebih luas.
        Masyarakat dapat mengakses Skrining TB Paru Digital melalui tautan berikut:
        🩺 Skrining TB Paru Digital UPTD Puskesmas Pagedangan
        Klik di sini untuk melakukan Skrining TB Paru Digital


        Melalui Dashboard SICEPOT TB, berbagai indikator penting Program Tuberkulosis dapat ditampilkan secara sistematis, di antaranya jumlah suspek TB yang diperiksa, jumlah kasus TB yang ditemukan, cakupan investigasi kontak, pelaksanaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), keberhasilan pengobatan, angka pasien putus berobat (lost to follow-up), hasil pemeriksaan laboratorium, serta distribusi kasus berdasarkan wilayah kerja maupun karakteristik sasaran. Informasi tersebut disajikan dalam bentuk grafik, tabel, diagram, dan peta sederhana sehingga memudahkan petugas dalam membaca tren maupun membandingkan capaian antarwilayah.
        Dashboard ini juga dilengkapi dengan fitur pemantauan terhadap pasien yang sedang menjalani pengobatan. Petugas dapat mengetahui status pengobatan pasien, jadwal kontrol, pasien yang berisiko mangkir, hingga pasien yang memerlukan tindak lanjut segera. Dengan adanya informasi tersebut, tim pengelola program dapat melakukan intervensi lebih cepat melalui kunjungan rumah, koordinasi dengan kader kesehatan, maupun kolaborasi dengan pemerintah desa dan lintas sektor.


        Selain berfungsi sebagai media monitoring, Dashboard SICEPOT TB juga menjadi sarana evaluasi kinerja program. Setiap indikator capaian dapat dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan sehingga memudahkan penanggung jawab program dalam mengidentifikasi keberhasilan maupun kendala pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut, penentuan prioritas wilayah intervensi, serta pengalokasian sumber daya secara lebih efektif.
        Pemanfaatan Dashboard SICEPOT TB memberikan berbagai manfaat bagi tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Pagedangan. Petugas tidak lagi memerlukan waktu yang lama untuk melakukan rekapitulasi data karena informasi telah tersaji secara otomatis dalam dashboard. Kehadiran Skrining TB Paru Digital juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan skrining awal sehingga mendukung peningkatan penemuan kasus secara aktif dan mempercepat penanganan pasien.


        Inovasi ini memperkuat budaya kerja yang berbasis data (data-driven decision making). Setiap keputusan yang diambil dalam pelaksanaan Program Tuberkulosis didasarkan pada kondisi riil yang ditampilkan melalui dashboard, sehingga intervensi yang dilakukan menjadi lebih tepat sasaran, efektif, dan terukur. Mulai dari penemuan kasus, investigasi kontak, pemberian terapi pencegahan, pemantauan kepatuhan minum obat, hingga evaluasi keberhasilan pengobatan dapat dilakukan secara lebih optimal.
        Keberhasilan implementasi Dashboard SICEPOT TB tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pengelola program TB, tenaga kesehatan, petugas surveilans, kader kesehatan, bidan desa, hingga dukungan manajemen UPTD Puskesmas Pagedangan. Sinergi tersebut menjadi modal utama dalam menghadirkan sistem informasi yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di era transformasi digital.


        Sejalan dengan Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan primer. Dashboard SICEPOT TB beserta layanan Skrining TB Paru Digital merupakan wujud nyata komitmen UPTD Puskesmas Pagedangan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, cepat, akurat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


        Ke depan, Dashboard SICEPOT TB akan terus dikembangkan dengan menambahkan berbagai fitur yang lebih komprehensif, seperti analisis tren kasus secara otomatis, sistem peringatan dini (early warning system), pemetaan wilayah risiko, integrasi dengan data program kesehatan lainnya, serta penyajian laporan yang lebih interaktif. Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi program secara berkelanjutan, sekaligus memperluas pemanfaatan skrining digital sebagai bagian dari pelayanan kesehatan primer.


        Melalui inovasi Dashboard SICEPOT TB, UPTD Puskesmas Pagedangan menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang modern, efektif, efisien, transparan, dan berbasis teknologi informasi. Dengan adanya Dashboard SICEPOT TB dan Skrining TB Paru Digital, diharapkan semakin banyak masyarakat yang melakukan deteksi dini, memperoleh pengobatan tepat waktu, serta turut berperan aktif dalam memutus rantai penularan Tuberkulosis. Inovasi ini menjadi langkah nyata UPTD Puskesmas Pagedangan dalam mendukung target Indonesia menuju Eliminasi Tuberkulosis Tahun 2030.
        "Dashboard SICEPOT TB: Satu Dashboard, Satu Skrining Digital, Satu Langkah Nyata Menuju Pagedangan Bebas Tuberkulosis."


        #pagedangansehat

        #sehatdimulaidarisaya

        Puskesmas Pagedangan/Promkes-/ZL/HFI/SA)

        Nomor : PR/040-PKM PGD/PROMKES/VII/2026

        INFORMASI PUSKESMAS PAGEDANGAN

         






        Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

        Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.